Belajar Bahasa C Tentang Jawaban Daspro PDP 8

Gambar terkait
Apa kabar semuanya ? ^_^ semoga sehat semua yah, dan masih semangat untuk belajar coding nya heheh  ^_^ Nah pada  kesempatan kali ini saya akan memberikan tutorial mengenai
 bahasa c dan cara belajarnya tentang daspro pdp 6 tentunya setelah kelanjutan dari pdp 7 dan tentunya jangan lupa dipelajari ya.

 Berikut Nloop 19 dan untuk lainnya bisa di contact person

#include <stdio.h>
#include <string.h>

int main(){
        //nested if adalah if di dalam if, if bercabang atau seleksi di dalam seleksi
    char nama[50];
    char jeniskelamin;
    int umur;
    int hp;
    char alamat[50];
    //meminta inputan nama
    do{
        printf("Masukkan nama anda [3..50] : "); scanf("%[^\n]",&nama); fflush(stdin);
    }while(strlen(nama)<3 || strlen(nama)>50); //akan terus meminta inputan ketika panjang nama dibawah 3 karakter atau lebih dari 50 karakter

    //meminta inputan alamat
    do{
        printf("Masukkan alamat anda [3..50] : "); scanf("%[^\n]",&alamat); fflush(stdin);
    }while(strlen(alamat)<3 || strlen(alamat)>50); //akan terus meminta inputan ketika panjang alamat dibawah 3 karakter atau lebih dari 50 karakter

    //meminta inputan jenis kelamin
    do{
        printf("Masukkan jenis kelamin anda (KAPITAL) [L/P] : "); scanf("%c",&jeniskelamin); fflush(stdin); //L untuk laki laki dan P untuk perempuan
    }while(jeniskelamin!='L' && jeniskelamin!='P'); //akan terus meminta inputan jenis kelamin jika inputan bukan L/P

    //meminta inputan umur
    do{
        printf("Masukkan umur anda [1..60] : "); scanf("%d",&umur); fflush(stdin);
    }while(umur<1 || umur>60); //akan terus meminta inputan umur jika umur yang diinput dibawah 1 tahun atau lebih dari 60 tahun

        //meminta inputan nomer
    do{
        printf("Masukkan Nomer Hp anda [08xxx] : "); scanf("%d",&hp); fflush(stdin);
    }while(hp<0 || hp>60000000000); //akan terus meminta inputan umur jika umur yang diinput dibawah 1 tahun atau lebih dari 60 tahun

    //jika jenis kelaminnya laki laki maka :
    if(jeniskelamin=='L'){
        //jika umurnya dibawah atau sama dengan 30
        //panggil dengan sebutan abang (laki-laki)
        if(umur<=30){
            printf("Halo Mas %s!",nama);
        }
        //jika umurnya lebih dari 30
        //panggil dengan sebutan bapak (laki-laki)
        else if(umur>30){
            printf("Halo Bapak %s!",nama);
        }
    //jika jenis kelaminnya perempuan maka :
    }else if(jeniskelamin=='P'){
        //jika umurnya dibawah atau sama dengan 30
        //panggil dengan sebutan kakak (perempuan)
        if(umur<=30){
            printf("Halo Kakak %s!",nama);
        }
        //jika umurnya lebih dari 30
        //panggil dengan sebutan ibu (perempuan)
        else if(umur>30){
            printf("Halo Ibu %s!",nama);
        }
    }

    printf("\n\n");
    printf("Terima Kasih Telah Melakukan Pemesanan Pulsa\n\n");
    printf("Nama Anda = %s\n",nama);
    printf("Alamat Anda = %s\n",alamat);
    printf("Jenis Kelamin Anda = %c\n",jeniskelamin);
    printf("Umur Anda Adalah = %d\n",umur);
    printf("Nomer Hp Anda = %i\n",hp);

    getchar();
        return 0;
}





artikel kali ini guys, semoga berguna bagi kita semua karna artikel ini merupakan pelajaran atau pengetahuan yang bisa membuat kita tau bahasa pemrograman.

Sekian

Mengenal Data Flow Control Tentang Perpindahan

Hasil gambar untuk perpindahan data

Tekno info - Hai kawan tekno info apa kabar ? , ketemu lagi dengan saya admin tekno info tentunya , siapa lagi kalau bukan Costa , Bukan cos dan tan algoritma yah :v ?! nah kali ini kita akan melanjutkan pembahasan tentang flow control yaitu tentang perpindahan cus baca kebawah.

 Perpindahan


break

Break digunakan dalam looping untuk menghentikan suatu loop. Untuk lebih jelasnya, perhatikan kode berikut :


<?
// melakukan break pada $i == 2

for($i = 0; $1<5; $i++){
 if($i == 2){
   break;
}
 echo("Nilai i : $i <br>");
}
echo(“Loop Selesai”);
?>



Dalan script tersebut akan menghasilkan output sebagai berikut :

Nilai i : 0
Nilai i : 1
Loop Selesai

continue



Selanjutnya untuk perpindahannya berikut :
 Tambahkan baris kode berikut pada perpindahan.php




<?

/*

variabel yang dibutuhkan

$mark -> tempat dilakukan perpindahan
$perintah -> perintah pindah : continue, break, return, exit

*/

function execute($tanda, $perintah){
for($i=0; $i<11; $i++){
 if($i == $tanda){
   if($perintah == "continue"){
     continue;
   }elseif($perintah == "break"){
     break;
   }
   elseif($perintah == "return"){
     return;
   }elseif($perintah == "exit"){
     exit;
   }
 }
 echo($i."<br>");
}
echo("Looping Selesai<br>");
}
execute($tanda, $perintah);
echo("Function execute selesai<br>");
?>

Simpan beberapa kode berikut jadikan satu untuk mempermudah pengerjaan.
Bagaimana kawan ?, mudah kan semoga saja berguna yah bagi sahabat tekno semua

Demikian artikel kali ini pembahasan selanjutnya tentang control flow di teknoinfo akan dilanjutkan di sesi selanjutnya yah.

Membuat pemutar audio dengan bahasa android

 Gambar terkait

Kita akan membuat aplikasi sederhana memutar sebuah file .mp3 melalui sebuah ztombol play.  Dalam  kondisi  normal,  jika tombol play  diklik, mp3 akan dimainkan. Pada  saat  bersamaan tombol play  berubah tidak bisa diklik . Namun jika mp3 selesai berputar, baru  kemudian tombol Sudah siap ? mari kita mulai!


1.  Jalankan Enclipse, buat Project baru.

2.  Isilah parameter seperti berikut


Project name  playingAudio
Contents  Create new project in workspace

Application name  Memutar file audio
Package name  contoh.playingAudio
Create Activity  playingAudio
Min SDK version  7


3.  Buat folder baru dengan  nama drawable  di folder res. Masukkan gambar  play  (atau  apa


4.  Buat folder  baru lagi  di  res,  kali ini  beri  nama  raw.  Masukkan  file  mp3 ke  dalam  folder


raw. Latihan ini menggunakan file kautsar.mp3.

5.  Kemudian ketikkan script berikut ini pada main.xml.

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
   android:orientation="vertical"
   android:layout_width="fill_parent"
   android:layout_height="fill_parent"
   >

   <TextView android:textSize="15px" android:layout_width="wrap_content"


android:layout_height="wrap_content" android:id="@+id/textView" android:text="Memainkan

Musik"></TextView>

   <ImageButton android:id="@+id/putarMusik"
android:layout_height="wrap_content"
android:adjustViewBounds="false"
android:src="@drawable/play" android:layout_gravity="center_vertical|center_horizontal"
android:layout_width="fill_parent"></ImageButton>

   <TextView android:text=""
   android:id="@+id/ket"
   android:layout_width="wrap_content"
   android:layout_height="wrap_content"
   android:layout_gravity="center_horizontal"
   android:textSize="15px"></TextView>
</LinearLayout>



 6.  Ketiklah script playingAudio.java seperti berikut
package contoh.playingAudio;
import java.io.IOException;
import android.app.Activity;
import android.media.MediaPlayer;
import android.media.MediaPlayer.OnCompletionListener;
import android.os.Bundle;
import android.view.View;
import android.view.View.OnClickListener;
import android.widget.ImageButton;
import android.widget.TextView;
public class playingAudio extends Activity{
 ImageButton mainkan;
 TextView keterangan;
 MediaPlayer mp;
   /** Called when the activity is first created. */
   @Override

   public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
       super.onCreate(savedInstanceState);
       setContentView(R.layout.main);
         keterangan=(TextView)findViewById(R.id.ket);
        keterangan.setText("Silakan klik tombol play");
        mainkan=(ImageButton)findViewById(R.id.putarMusik);
       mainkan.setOnClickListener(new OnClickListener(){
         public void onClick(View arg0){
           mainkan.setEnabled(false);
           keterangan.setText("Tombol play tidak aktif");
           go();
         }
       });
   }
   public void go(){
     mp=MediaPlayer.create(playingAudio.this, R.raw.kautsar);
   try {
     mp.prepare();
   } catch (IllegalStateException e) {
     // TODO Auto-generated catch block
     e.printStackTrace();
   } catch (IOException e) {
     // TODO Auto-generated catch block
     e.printStackTrace();
   }

     mp.start();
 mp.setOnCompletionListener(new OnCompletionListener(){
   public void onCompletion(MediaPlayer arg0){
        mainkan.setEnabled(true);
        keterangan.setText("Silakan klik tombol play");
 }
 });
   }
}




 7.  Bila script berantakan, lakukan Format (source > format).

8.  Lakukan RUN dan lihat hasilnya.

Mengenal edit widget text dalam bahasa android

Tempat belajar ilmu teknologi informasi | informatika | komputer | sistem | jaringan
Hasil gambar untuk edit widget text android

Dalam  mengembangkan  aplikasi  berbasis  android,  nantinya  kita  bakal  membutuhkan
Sudah siap?? Yuuk.. kita mulai.

1.  Jalankan Enclipse, buat project baru.
2.  Isilah parameter seperti berikut

Project name  MengenalEditText
Contents  Create new project in workspace
Build Target  Android 2.1
Application name  Widget EditText
Package name  Contoh.editText
Create Activity  editText
Min SDK version  7

3.  Ketikkan kode berikut ini pada layout main.xml

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
   <EditText
xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
   android:text="EditText"
   android:id="@+id/field"
   android:layout_width="fill_parent"
   android:layout_height="fill_parent"
   android:singleLine="false">
 </EditText>


 4.  Pastikan kode pada editText.java seperti berikut

package contoh.editText;
import android.app.Activity;
import android.os.Bundle;
import android.widget.EditText;
public class editText extends Activity {
   /** Called when the activity is first created. */
@Override
   public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
       super.onCreate(savedInstanceState);
       setContentView(R.layout.main);
       EditText
fld=(EditText)findViewById(R.id.field);
       fld.setText("Halo, kita mengenal widget
Editteks. "+
           "dengan porperti singleline=false."+

           "itu sebabnya tulisan ini bisa "+

           "seperti ini.");
   }
}


 5.  Bila kode berantakan, lakukan Format (source >  format).
 6.  Lakukan RUN dan lihat hasilnya. Mudah bukan??


Demikian artikel kali ini semoga berguna bagi kita semua ya sahabat tekno.

Membuat Simple CRUD dengan PHP Mysqli Part 3

Inilah artikel mengenai banyak pengetahuan yang dapat membuat kita cerdas ataupun pintar dalam segala hal dan Jangan lupa berkomentar ya.
Hasil gambar untuk php

 Membuat CRUD dengan PHP Mysqli Part 3

Melanjutkan artikel saya sebelumnya mengenai Membuat CRUD dengan php mysqli. Untuk sobat yang nyasar pada artikel ini, sebaiknya sobat melihat dulu artikel sebelumnya agar dapat mengikuti nya dengan baik. dan pada artikel ini kita akan menambahkan proses edit beserta delete. Oke tanpa berlama-lama lagi mari kita langsung buat..

Silahkan buat dulu file bernama edit.php lalu masukkan script berikut.

 <!DOCTYPE html>
 <html>
 <head>
  <title>EDIT DATA</title>
  <link rel="stylesheet" href="header.css">
 </head>
 <body>
 <a href="index.php" class="menu">BERANDA</a> ||
 <a href="add.php" class="menu">TAMBAH DATA</a>
  <h1>EDIT DATA</h1>

  <?php
  include "connect.php";

  $id = $_GET['id'];

  $query = mysqli_query($koneksi, "SELECT * FROM karyawan WHERE id = '$id'");

  $res = mysqli_fetch_array($query);
  ?>

   <form action="" method="POST">
   <table>
   <tr>
    <td>NIK </td>
    <td><input type="text" name="nik" value="<?php echo $res['nik'] ?>"></td>
   </tr>
   <tr>
    <td>Nama </td>
    <td><input type="text" name="nama" value="<?php echo $res['nama'] ?>"></td>
   </tr>
   <tr>
    <td>No Telp</td>
    <td> <input type="text" name="no_telp"value="<?php echo $res['no_telp'] ?>"></td>
   </tr>
   <tr>
    <td>Alamat</td>
    <td><input type="text" name="alamat" value="<?php echo $res['alamat'] ?>"></td>
   </tr>
    <tr>
    <td>Status</td>
    <td>
     <select name="status">
      <option value="Aktif" <?php if($res['status'] == 'Aktif') { echo "selected"; }?>>Aktif</option>
       <option value="Tidak Aktif" <?php if($res['status'] == 'Tidak Aktif') {echo "selected";} ?>>Tidak Aktif</option>
     </select>
    </td>
   </tr>
   <tr>
   <td></td>
    <td><input type="submit" name="edit" value="Edit">
    <button type="reset" value="Reset">Reset</button>
    </td>
   </tr>
    </table>
 </form>
 </body>
 </html>
 <?php
  if(isset($_POST['edit'])){

  $nik     = $_POST['nik'];
  $nama    = $_POST['nama'];
  $no_telp = $_POST['no_telp'];
  $alamat  = $_POST['alamat'];
  $status  = $_POST['status'];
 

  $queryupdate = mysqli_query($koneksi, "UPDATE karyawan SET nik = '$nik',
                           nama    = '$nama',
                           no_telp ='$no_telp',
                    alamat  = '$alamat',
                           status  = '$status'
             WHERE id = $id");

  if($queryupdate){
   header('location: index.php');
  }else{
   echo "Upss Something wrong..";
  }
  }

 ?>

Berikutan tampilan form edit beserta data yang akan di edit.
Perhatikan script yang saya beri warna merah,  maksudnya dari script tersebut jika diterjemahkan ialah membuat sebuah variabel untuk menangkap id pada data. Lalu membuat sebuah variabel lagi untuk  query ke database dan memilih data mana yang akan di edit sesuai dengan id nya.
Lalu tentukan nama variabel dari tiap field di database, dan buat sebuah variabel untuk query update dan apa bila data berhasil di update akan diarahkan ke index.php.

Selanjutnya buat sebuah file delete.php untuk proses hapus. dan berikut script dari delete.php

<?php
include('connect.php');


 $id = $_GET['id'];

 $queryhapus = mysqli_query($koneksi, "DELETE FROM karyawan WHERE id = $id");

 if($queryhapus){
  header('location: index.php');
 }else{
  echo "Upss Something wrong..";
 }

?>


 CRUD(Create, Read, Update, Delete) Yaitu suatu proses bagian dalam pemrograman yang inti nya digunakan untuk membangun suatu aplikasi atau program, pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana langkah demi langkah membuat kasus CRUD sederhana dengan PHP Mysqli Prosedural. Sebenernya Mysqli ini sama dengan hal Mysql, namun karena Mysql sudah berstatus deprecated pada versi PHP 5.3 keatas jadi sudah banyak yang beralih ke mysqli. Bila anda bertanya apa sebenernya apa perbedaan dari mysql dan mysqli, saya sudah menulisnya dan bisa dilihat Disini. Oke tanpa berlama-lama lagi langsung menuju TKP!..

Pertama-tama buat terlebih dahulu script koneksi  ke database dengan nama file nya connect.php  ,berikut script nya.

    <?php
     $host = "localhost";
     $user = "root";
     $pass = "";
     $db   = "latihan";
     $koneksi = mysqli_connect($host, $user, $pass, $db);
     if(mysqli_connect_errno()){
      echo "Gagal Terhubung ".mysqli_connect_error();
     }
     ?>


Selanjutnya buat script untuk menampilkan data dari database nama file nya index.php isi nya sebagai berikut.

    <!DOCTYPE html>
    <html>
    <head>
     <title>CRUD</title>
     <link rel="stylesheet" href="header.css">
    </head>
    <body>
    <a href="index.php" class="menu">BERANDA</a> ||
    <a href="add.php" class="menu">TAMBAH DATA</a>
    <br>
    <br>
    <form action="" method="POST">
    <table border="1" cellspacing="0" cellpadding="4">
     <tr style="text-align:center;background-color:#1abc9c">
      <td>NIK</td>
      <td>Nama</td>
      <td>No Telp</td>
      <td>Alamat</td>
      <td>Status</td>
      <td>Aksi</td>
     </tr>
      <?php
              include "connect.php";
      $query = mysqli_query($koneksi, "SELECT * FROM karyawan") or die (mysqli_error());
         if(mysqli_num_rows($query) == 0){
       echo "<b>Tidak ada data yang tersedia</b>";
       }else{
        while($r = mysqli_fetch_array($query)):   ?>
     
     <tr style="text-align:center">
      <td><?php echo $r['nik'] ?></td>
      <td><?php echo $r['nama'] ?></td>
      <td><?php echo $r['no_telp'] ?></td>
      <td><?php echo $r['alamat'] ?></td>
      <td><?php echo $r['status'] ?></td>
      <td>
       <a href="edit.php?id=<?php echo $r['id'] ?>">Edit</a> ||
       <a href="delete.php?id=<?php echo $r['id'] ?>" onClick='return confirm("Apakah Ada yakin menghapus?")'>Hapus</a>
      </td>
     </tr>
     <?php
      endwhile;
      }
     ?>
    </table>
    </form>
    </body>
    </html>

Tampilan dari file index.php, tidak ada data karena didatabase tidak ada data nya.


Sedikit penjelasan mengenai script index.php diatas, pertama-tama buat dulu sebuah query untuk memilih semua data dari tabel karyawan. Lalu cek apakah datanya ada, kalau tidak maka print sebuah statment bahwa tidak ada data yang tersedia. Lalu jika datanya tidak kosong atau ada maka keluarkan datanya.


Selanjutnya untuk menambah data baru buat sebuah file lagi dengan nama add.php

    <!DOCTYPE html>
    <html>
    <head>
     <title>TAMBAH DATA</title>
     <link rel="stylesheet" href="header.css">
    </head>
    <body>  <a href="index.php" class="menu">BERANDA</a> ||
     <a href="add.php" class="menu">TAMBAH DATA</a>
     <h2>FORM TAMBAH DATA</h2>
     <form action="" method="POST">
     <table>
     <tr>
      <td>NIK </td>
      <td><input type="text" name="nik"  placeholder="Masukkan NIK" /></td>
     </tr>
     <tr>
      <td>Nama </td>
      <td><input type="text" name="nama"  placeholder="Masukkan Nama" /></td>
     </tr>
     <tr>
      <td>No Telp</td>
      <td> <input type="text" name="no_telp" placeholder="Masukkan No Telp"></td>
     </tr>  <tr>
      <td>Alamat</td>
      <td><input type="text" name="alamat" placeholder="Masukkan Alamat"></td>
     </tr>
      <tr>
      <td>Status</td>
      <td>
       <select name="status">
        <option value="Aktif">Aktif</option>
         <option value="Tidak Aktif">Tidak Aktif</option>
       </select>
      </td>
     </tr>
     <tr>
     <td></td>
      <td><input type="submit" name="tambah" value="Tambah">
      <button type="reset" value="Reset">Reset</button>
      </td>
     </tr>
      </table>
     </form>


Berikut tampilan dari script diatas untuk membuat form.

Lalu sisipkan script php berikut, untuk memproses data yang akan ditambahkan.

    <?php if(isset($_POST['tambah'])){
      $nik     = $_POST['nik'];
      $nama    = $_POST['nama'];
      $no_telp = $_POST['no_telp'];
      $alamat  = $_POST['alamat'];
      $status  = $_POST['status'];
      $querytambah = mysqli_query($koneksi, "INSERT INTO karyawan VALUES(NULL, '$nik', '$nama', '$no_telp', '$alamat', '$status')") or die(mysqli_error());
      if($querytambah) {
        header('location: index.php');
       } else{
        echo "Upss Something wrong..";
       }
      }
     ?>
    </body>
    </html>


Berikut tampilan ketika form ditambakan.

Cara Mudah Membuat Simple Create Read Update Delete (CRUD) Dengan PHP MYSQLI Part 2

Inilah artikel mengenai banyak pengetahuan yang dapat membuat kita cerdas ataupun pintar dalam segala hal dan Jangan lupa berkomentar ya.

Nah Ini lanjutan dari yang kemaren daripada banyak BCD langsung coba scriptnya dibawah ya gaes.
Selanjutnya untuk menambah data baru buat sebuah file lagi dengan nama add.php
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>TAMBAH DATA</title>
<link rel="stylesheet" href="header.css">
</head>
<body> <a href="index.php" class="menu">BERANDA</a> ||
<a href="add.php" class="menu">TAMBAH DATA</a>
<h2>FORM TAMBAH DATA</h2>
<form action="" method="POST">
<table>
<tr>
<td>NIK </td>
<td><input type="text" name="nik"  placeholder="Masukkan NIK" /></td>
</tr>
<tr>
<td>Nama </td>
<td><input type="text" name="nama"  placeholder="Masukkan Nama" /></td>
</tr>
<tr>
<td>No Telp</td>
<td> <input type="text" name="no_telp" placeholder="Masukkan No Telp"></td>
</tr> <tr>
<td>Alamat</td>
<td><input type="text" name="alamat" placeholder="Masukkan Alamat"></td>
</tr>
 <tr>
<td>Status</td>
<td>
<select name="status">
 <option value="Aktif">Aktif</option>
  <option value="Tidak Aktif">Tidak Aktif</option>
</select>
</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td><input type="submit" name="tambah" value="Tambah">
<button type="reset" value="Reset">Reset</button>
</td>
</tr>
</table>
</form>

Berikut tampilan dari script diatas untuk membuat form.

Lalu sisipkan script php berikut, untuk memproses data yang akan ditambahkan.
<?php if(isset($_POST['tambah'])){
$nik     = $_POST['nik'];
$nama    = $_POST['nama'];
$no_telp = $_POST['no_telp'];
$alamat  = $_POST['alamat'];
$status  = $_POST['status'];
$querytambah = mysqli_query($koneksi, "INSERT INTO karyawan VALUES(NULL, '$nik', '$nama', '$no_telp', '$alamat', '$status')") or die(mysqli_error());
if($querytambah) {
header('location: index.php');
} else{
echo "Upss Something wrong..";
}
}
?>
</body>
</html>

Berikut tampilan ketika form ditambakan.


Sedikit penjelasan lagi mengenai script add.php diatas, pertama-tama buat terlebih dahulu form HTML untuk menampung inputan. lalu buat variabel dari tiap field di database, selanjutnya buat query untuk memasukkan data ke dalam database dengan insert into bila querynya berhasil maka akan meredirect ke halaman index.php atau beranda.

Sekian dulu pembahasan mengenai CRUD ini, untuk pembahasan selanjutnya mengenai artikel CRUD dengan Mysqli ini saya lanjutkan di bagian kedua. Silahkan dicoba dan semoga bermanfaat.

Cara Mudah Membuat Simple Create Read Update Delete (CRUD) Dengan PHP MYSQLI Part 1

Inilah artikel mengenai banyak pengetahuan yang dapat membuat kita cerdas ataupun pintar dalam segala hal dan Jangan lupa berkomentar ya.

Membuat CRUD dengan PHP Mysqli

CRUD(Create, Read, Update, Delete) Yaitu suatu proses bagian dalam pemrograman yang inti nya digunakan untuk membangun suatu aplikasi atau program, pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana langkah demi langkah membuat kasus CRUD sederhana dengan PHP Mysqli Prosedural. Sebenernya Mysqli ini sama dengan hal Mysql, namun karena Mysql sudah berstatus deprecated pada versi PHP 5.3 keatas jadi sudah banyak yang beralih ke mysqli. Bila anda bertanya apa sebenernya apa perbedaan dari mysql dan mysqli, saya sudah menulisnya dan bisa dilihat Disini. Oke tanpa berlama-lama lagi langsung menuju TKP!..

Pertama-tama buat terlebih dahulu script koneksi  ke database dengan nama file nya connect.php  ,berikut script nya.
<?php
$host = "localhost";
$user = "root";
$pass = "";
$db   = "latihan";
$koneksi = mysqli_connect($host, $user, $pass, $db);
if(mysqli_connect_errno()){
echo "Gagal Terhubung ".mysqli_connect_error();
}
 ?>

Selanjutnya buat script untuk menampilkan data dari database nama file nya index.php isi nya sebagai berikut.
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>CRUD</title>
<link rel="stylesheet" href="header.css">
</head>
<body>
<a href="index.php" class="menu">BERANDA</a> ||
<a href="add.php" class="menu">TAMBAH DATA</a>
<br>
<br>
<form action="" method="POST">
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="4">
<tr style="text-align:center;background-color:#1abc9c">
<td>NIK</td>
<td>Nama</td>
<td>No Telp</td>
<td>Alamat</td>
<td>Status</td>
<td>Aksi</td>
</tr>
<?php
          include "connect.php";
$query = mysqli_query($koneksi, "SELECT * FROM karyawan") or die (mysqli_error());
if(mysqli_num_rows($query) == 0){
echo "<b>Tidak ada data yang tersedia</b>";
}else{
while($r = mysqli_fetch_array($query)): ?>

<tr style="text-align:center">
<td><?php echo $r['nik'] ?></td>
<td><?php echo $r['nama'] ?></td>
<td><?php echo $r['no_telp'] ?></td>
<td><?php echo $r['alamat'] ?></td>
<td><?php echo $r['status'] ?></td>
<td>
<a href="edit.php?id=<?php echo $r['id'] ?>">Edit</a> ||
<a href="delete.php?id=<?php echo $r['id'] ?>" onClick='return confirm("Apakah Ada yakin menghapus?")'>Hapus</a>
</td>
</tr>
<?php
endwhile;
}
?>
</table>
</form>
</body>
</html>
Tampilan dari file index.php, tidak ada data karena didatabase tidak ada data nya.


Sedikit penjelasan mengenai script index.php diatas, pertama-tama buat dulu sebuah query untuk memilih semua data dari tabel karyawan. Lalu cek apakah datanya ada, kalau tidak maka print sebuah statment bahwa tidak ada data yang tersedia. Lalu jika datanya tidak kosong atau ada maka keluarkan datanya.

Cara Mudah Belajar PHP MYSQLI Dasar



Inilah artikel mengenai banyak pengetahuan yang dapat membuat kita cerdas ataupun pintar dalam segala hal dan Jangan lupa berkomentar ya.

 
Berhubung kemarin admin sudah berjanji cara menggunakan php bersamaan dengan database maka kali ini admin akan membagikan struktur dasar dulu , simak aja dibawah ini,



STRUKTUR DASAR PHP

Program harus ditulis di antara tag seperti dibawah ini : ƒ
cara 1
<?

Kode Program

?>

cara 2

ƒ<?php

Kode Program

?>

cara 3

ƒ<script language=”php”>

Kode Program

</script>

cara 4

ƒ<%

Kode Program

%>
Pada cara 3 dan 4 disediakan untuk mengakomodasi para pemrogram ASP yang terbiasa menggunakan tag <%  … %> dalam membuat script ASP. Dan cara ini hanya bisa dilakukan apabila nilai asp_tags pada file php.ini diberi nilai On . Anda dapat memilih salah satu dari tag – tag tersebut. Namun yang harus diperhatikan adalah setiap tag tersebut harus menggunakan tag pembuka dan tag penutup yang sesuai. misalnya jika anda menggunakan tag pembuka <? maka harus ditutup dengan menggunakan tag penutup berupa ?>.
Kemudian seperti bahasa pemrograman yang lain, pada PHP setiap akhir penulisan satu statement (perintah) harus diakhiri dengan titik-koma (;) misal :
<?
  echo "Tutorial PHP Hastomo Network";
?>
Penggunaan tanda titik koma tersebut dimaksudkan sebagai pemisah antar perintah dalam program
Pada penulisan programnya PHP tergolong unik karena dia menggunakan CASE SENSITIVE untuk nama identifier yang dibuat oleh user (berupa variable, konstanta, fungsi dll), namun TIDAK CASE SENSITIVE untuk identifier built-in dari PHP. Jadi : ƒ
  • $nama ≠ $Nama ≠ $NAMA
  • ƒhitungLuas() ≠ HitungLuas() ƒ
  • echo = ECHO ƒ
  • while = WHILE
Sekarang cobalah untuk membuat file php pertama anda. Ketikkan kode berikut :
<html>
<head>
 <title> Belajar PHP </title>
</head>
<body>
 <?
   echo "Hai saya lagi belajar php dari Hastomo Network nih";
 ?>
</body>
</html>
Simpan kode program tersebut lalu simpan dengan nama Hello.php . Pastikan sebelum membuka file tersebut anda harus mengaktifkan XAMPP di komputer anda dan meletakkannya di direktori XAMPP > htdocs > Nama Folder anda. Untuk membuka file tersebut anda harus mengetikkan di browser localhost/namafolder/Hello.php. Metode penampil ini harus dilakukan untuk membuka file php karena file php hanya dapat dijalankan pada web server.

Pengertian dan Sejarah PHP Dalam Database

Hasil gambar untuk sejarah php

Bagi kita yang berkecimpung di dunia web developer tentu tidak asing lagi dengan istilah PHP. Artikel ini saya tujukan bagi para web developer pemula yang hendak belajar tentang PHP. Oke langsung saja kita bahas lebih lanjut tentang PHP.

Pengertian PHP

PHP sendiri sebenarnya merupakan singkatan dari “Hypertext Preprocessor”, yang merupakan sebuah bahasa scripting tingkat tinggi yang dipasang pada dokumen HTML. Sebagian besar sintaks dalam PHP mirip dengan bahasa C, Java dan Perl, namun pada PHP ada beberapa fungsi yang lebih  spesifik. Sedangkan tujuan utama dari penggunaan bahasa ini adalah untuk memungkinkan perancang web yang dinamis dan dapat bekerja secara otomatis.

Sejarah PHP

PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdroft, seorang programmer C. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web. Jadi semula PHP digunakannya untuk menghitung jumlah pengunjung di dalam webnya.
Kemudian ia mengeluarkan Personal Home Page Tools versi 1.0 secara gratis. Versi ini pertama kali keluar pada tahun 1995. Isinya adalah sekumpulan script PERL yang dibuatnya untuk membuat halaman webnya menjadi dinamis. Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI, kependekan dari Hypertext Preprocessing’/Form Interpreter.
Dengan perilisan kode sumber ini menjadi open source, maka banyak programmer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.
Kemudian pada tahun 1996 ia mengeluarkan PHP versi 2.0 yang kemampuannya telah dapat mengakses database dan dapat terintegrasi dengan HTML. Pada rilis ini interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.Pada tahun 1998 tepatnya pada tanggal 6 Juni 1998 keluarlah PHP versi 3.0 yang dikeluarkan oleh Rasmus sendiri bersama kelompok pengembang softwarenya.
PHP versi 4.0 keluar pada tanggal 22 Mei 2000 merupakan versi yang lebih lengkap lagi dibandingkan dengan versi sebelumnya. Perubahan yang paling mendasar pada PHP 4.0 adalah terintegrasinya Zend Engine yang dibuat oleh Zend Suraski dan Andi Gutmans yang merupakan penyempurnaan dari PHP scripting engine. Yang lainnya adalah build in HTTP session, tidak lagi menggunakan library tambahan seperti pada PHP. Tujuan dari bahasa scripting ini adalah untuk membuat aplikasi-aplikasi yang dijalankan di atas teknologi web. Dalam hal ini, aplikasi pada umumnya akan memberikan hasil pada web browser, tetapi prosesnya secara keseluruhan dijalankan web server.
PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.  Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.

Sejarah Singkat Tentang PHP

Sejarah Singkat Tentang PHP

 PHP pertama kali ditemukan pada tahun 1995 oleh seorang developer bernama Rasmos Lerdrof. Ide awal PHP ini adalah ketika itu Rasmus ingin mengetahui jumlah pengunjung yang membaca resume onlinenya. Script yang dikembangkan baru dapat melakukan dua pekerjaan , yakni merekam informasi visitor dan menampilkan jumlah pengunjung dari suatu website. 
     Kemudian ia mengeluarkan Personal Home Page Tools versi 1.0 secara gratis. Versi ini pertama kali keluar tahun 1995. isinya adalah sekumpulan script PERL yang dibuatnya untuk membuat halaman webnya menjadi dinamis. Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut secara umum  dan menamakannya PHP/FI, kependekan dari "Hypertext Preprocessor"/"Form Interpreted".
PHP
Pada tahun 1992, dirilis PHP/FI versi 2.0 yang kemampuannya telah dapat mengakses database dan terintegrasi dengan HTML. Pada rilis ini interpreter PHP sudah diimplementasikan pada program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/Fi secara signifikan.
Pada tahun 1997, perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih,lebih baik dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis PHP versi 3.0.
Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP versi 4.0. Perubahan yang paling mendasar dari PHP 4.0 ini adalah terintegrasi nya Zend engine yang dibuat oleh Zend Suraski dan Andi Gutmans yang merupakan penyempurnaan dari PHP scripting engine. Yang lainnya adalah build in HTTP session, tidak lagi menggunakan library tambahan. Tujuan dari bahasa scripting ini adalah untuk membuat aplikasi-aplikasi yang dijalankan di atas teknologi web. Dalam hal ini, aplikasi pada umumnya akan memberikan hasil pada web browser, tetapi prosesnya secara keseluruhan dijalakan pada web server. PHP ini  adalah PHP yang paling banyak digunakan dikarenakan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.
Pada Juni 2004, Zend merilisi PHP versi 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini  juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.
Pada 13 Juli 2004 ,Evolusi PHP,PHP telah mengalami banyak sekali perbaikan disegala sisi, dan wajar jika netcraft mengumumkan PHP sebagai bahasa web yang popular di dunia, karena tercatat 19 juta domain telah menggunakan PHP sebagai server side scriptingnya.
Dan hingga saat ini pengguna PHP pun semakin bertambah seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih.